Data Encryption Standard (DES) - Visualisasi Interaktif
Gunakan contoh di bawah jika ingin mengecek hasil DES standar dengan cepat, atau ikuti langkah input manual.
Contoh hex: plaintext 0123456789ABCDEF, key 133457799BBCDFF1, ciphertext 85E813540F0AB405.
Permutasi awal kunci 64-bit menjadi 56-bit.
Initial Permutation, permutasi awal data 64-bit sebelum 16 putaran.
Ekspansi dari 32-bit menjadi 48-bit pada fungsi Feistel.
Tabel substitusi untuk mengubah 6-bit menjadi 4-bit.
Permutasi hasil S-Box agar bit tersebar lebih acak.
Inverse Permutation, tahap akhir setelah swap R16L16.
DES tidak mengubah data secara acak. Hasilnya selalu mengikuti aturan tetap: data dipermutasi, di-XOR dengan subkunci, lalu diproses lewat S-Box. Karena itu hasil akhirnya terlihat berbeda dari input, tetapi tetap bisa dihitung langkah demi langkah.
Bit hanya ditukar urutannya, jadi isi bit belum berubah, hanya posisinya.
Bit dibandingkan dengan subkunci. Jika beda hasilnya 1, jika sama hasilnya 0.
Setiap 6 bit diubah menjadi 4 bit memakai tabel standar DES, inilah bagian yang membuat pola data berubah lebih jauh.
Setelah 16 putaran, bagian kiri dan kanan ditukar dulu, lalu dipermutasi balik untuk menghasilkan output akhir.