Simulator Enkripsi DES

Data Encryption Standard (DES) - Visualisasi Interaktif

Panduan Singkat

Gunakan contoh di bawah jika ingin mengecek hasil DES standar dengan cepat, atau ikuti langkah input manual.

  1. Pilih mode Enkripsi atau Dekripsi.
  2. Pilih format input Hex atau Binary.
  3. Masukkan input dan key 64-bit, lalu klik Proses.

Contoh hex: plaintext 0123456789ABCDEF, key 133457799BBCDFF1, ciphertext 85E813540F0AB405.

Istilah Penting DES

PC-1

Permutasi awal kunci 64-bit menjadi 56-bit.

IP

Initial Permutation, permutasi awal data 64-bit sebelum 16 putaran.

E

Ekspansi dari 32-bit menjadi 48-bit pada fungsi Feistel.

S-Box

Tabel substitusi untuk mengubah 6-bit menjadi 4-bit.

P

Permutasi hasil S-Box agar bit tersebar lebih acak.

IP-1

Inverse Permutation, tahap akhir setelah swap R16L16.

Mengapa Hasilnya Bisa Berubah?

DES tidak mengubah data secara acak. Hasilnya selalu mengikuti aturan tetap: data dipermutasi, di-XOR dengan subkunci, lalu diproses lewat S-Box. Karena itu hasil akhirnya terlihat berbeda dari input, tetapi tetap bisa dihitung langkah demi langkah.

Permutasi

Bit hanya ditukar urutannya, jadi isi bit belum berubah, hanya posisinya.

XOR

Bit dibandingkan dengan subkunci. Jika beda hasilnya 1, jika sama hasilnya 0.

S-Box

Setiap 6 bit diubah menjadi 4 bit memakai tabel standar DES, inilah bagian yang membuat pola data berubah lebih jauh.

Swap dan IP-1

Setelah 16 putaran, bagian kiri dan kanan ditukar dulu, lalu dipermutasi balik untuk menghasilkan output akhir.

Konfigurasi